Jantung & Sirkulasi

Bagaimana Nitrat dari Sayuran Bisa Menjadi Nitric Oxide di Dalam Tubuh?

Ada jalur kedua tubuh memproduksi nitric oxide selain lewat sel endotel — dimulai dari nitrat pada sayuran hijau dan bit.

Oleh Tim BioProargi4 menit baca
Bayam segar dan irisan bit di atas meja kayu dengan efek asap hijau-kuning stylized yang naik dari sayuran, menggambarkan nitrat sayuran yang diubah tubuh menjadi nitric oxide

Ada Dua Jalur Tubuh Memproduksi Nitric Oxide

Artikel sebelumnya di situs ini membahas bagaimana tubuh memproduksi nitric oxide lewat asam amino tertentu di dalam sel endotel. Tapi ternyata itu bukan satu-satunya jalur. Ada jalur kedua yang justru dimulai dari luar tubuh — dari nitrat yang kita konsumsi lewat makanan, terutama sayuran (PMID 22882425).

Apa Itu Jalur Nitrat-Nitrit-Nitric Oxide?

Jalur ini disebut jalur nitrat-nitrit-nitric oxide. Prosesnya dimulai saat nitrat dari makanan diserap tubuh, sebagian disaring ke air liur, lalu diubah jadi nitrit oleh bakteri yang hidup di permukaan lidah. Nitrit yang tertelan kemudian bisa diubah lebih lanjut menjadi nitric oxide, terutama dalam kondisi rendah oksigen seperti di jaringan yang sedang bekerja keras (PMID 22882425). Jalur ini melengkapi jalur utama lewat sel endotel, bukan menggantikannya.

Apa Bedanya dengan Jalur Utama Lewat Endotel?

Jalur utama produksi nitric oxide di dalam tubuh terjadi lewat enzim di sel endotel yang mengubah asam amino tertentu menjadi nitric oxide secara terus-menerus, mengikuti kebutuhan tubuh saat itu. Jalur nitrat-nitrit-nitric oxide dari makanan sifatnya melengkapi, bukan menggantikan — semacam jalur cadangan yang bisa lebih aktif terutama saat kondisi rendah oksigen, misalnya saat jaringan tubuh kekurangan suplai darah. Keduanya sama-sama berujung pada molekul yang sama, tapi titik awal dan pemicunya berbeda.

Sayuran Apa Saja yang Kaya akan Nitrat?

Sayuran hijau berdaun seperti bayam, selada, dan seledri, serta sayuran akar seperti bit, dikenal sebagai sumber nitrat makanan yang tinggi. Ini salah satu alasan kenapa sayuran-sayuran ini sering muncul dalam penelitian soal nitric oxide dan kesehatan kardiovaskular (PMID 25976309). Kandungan nitrat pada sayuran bisa bervariasi tergantung jenis tanah, musim, dan cara budidaya, tapi secara umum sayuran hijau berdaun tetap jadi kelompok makanan dengan kandungan nitrat alami tertinggi dibanding kelompok makanan lain.

Menariknya, nitrat dari sayuran ini berbeda konteks dengan nitrit yang biasa dipakai sebagai bahan pengawet pada beberapa produk olahan daging — meski secara kimia berkerabat, sumber dan konteks kesehatannya jadi topik yang terpisah dan tidak dibahas dalam artikel ini.

Peran Bakteri di Mulut dalam Mengaktifkan Jalur Ini

Menariknya, bakteri di rongga mulut punya peran penting dalam jalur ini. Tanpa bakteri yang mengubah nitrat jadi nitrit, sebagian besar manfaat dari nitrat makanan nggak akan tercapai secara optimal. Ini salah satu contoh menarik bagaimana mikroorganisme di tubuh kita ikut terlibat dalam proses yang biasanya dianggap murni "urusan tubuh sendiri" — mirip dengan peran mikrobiota usus yang belakangan makin banyak diteliti.

Apa Kata Penelitian soal Nitrat dan Tekanan Darah?

Sejumlah tinjauan ilmiah mencatat bahwa asupan nitrat dari makanan dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, didukung bukti dari studi epidemiologis, eksperimen praklinis, maupun uji klinis pada manusia (PMID 26815004). Tinjauan lain juga mencatat kaitan antara nitrat makanan dengan berbagai penanda kesehatan kardiovaskular, meski masih ada variasi hasil antar studi tergantung populasi dan metode yang digunakan (PMID 25976309). Variasi ini wajar dalam penelitian nutrisi, dan jadi alasan kenapa kesimpulan yang terlalu pasti perlu dihindari — faktor seperti jenis sayuran, cara memasak, dan kondisi kesehatan masing-masing individu turut memengaruhi hasil.

Selain soal tekanan darah, jalur nitrat-nitrit-nitric oxide ini juga jadi perhatian di bidang lain, termasuk kaitannya dengan performa fisik saat berolahraga (PMID 24791915). Ini menunjukkan bahwa jalur biologis yang sama bisa berdampak pada beberapa aspek kesehatan sekaligus, bukan cuma satu area saja.

Bagian dari Pola Makan Secara Keseluruhan

Seperti halnya nutrisi lain, manfaat nitrat dari sayuran ini paling masuk akal dilihat sebagai bagian dari pola makan kaya sayur secara keseluruhan, bukan sebagai solusi tunggal. Pola makan tinggi sayur dan buah memang secara konsisten dikaitkan dengan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik lewat berbagai mekanisme sekaligus — mulai dari kandungan serat, kalium, antioksidan, hingga nitrat — dan jalur nitrat-nitrit-nitric oxide ini kemungkinan salah satu dari banyak kontributornya, bukan satu-satunya penjelasan. Ini sejalan dengan pola umum dalam ilmu gizi: jarang ada satu nutrisi tunggal yang bertanggung jawab penuh atas satu manfaat kesehatan.

Kesimpulan

Selain lewat asam amino di sel endotel, tubuh punya jalur kedua untuk memproduksi nitric oxide: dari nitrat pada sayuran, yang diubah bakteri mulut jadi nitrit, lalu jadi nitric oxide di dalam tubuh. Jalur ini dikaitkan dengan manfaat bagi tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah secara umum, menjadikan sayuran hijau dan sayuran akar seperti bit sebagai bagian yang masuk akal dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan saran dokter. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, sedang hamil, menyusui, atau mengonsumsi obat rutin, konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan.

Tentang penulis

Tim BioProargi adalah tim redaksi Jurnal Sehat BioProargi yang dipimpin Fenty Bahar, konsultan kesehatan dan distributor independen Synergy WorldWide. Setiap artikel disusun dari sumber tepercaya dan diperiksa sebelum terbit. Cara kami menulis & meninjau artikel.

Konsultasikan kesehatanmu sekarang!